Assalamu'alaikum wr.wb
Good morning, good evening, good night bagi kalian
semua yang baca catatan ini pada setiap jengkal waktu. Today I will tell you
about “self” or “my self”
Bicara tentang siapa gue siapa lo pasti semua orang
punya karakter berbeda kan. Gue gak suka kalau harus ngasih pengertian apa itu
karakter berdasarkan tokoh-tokoh terkenal, atau mencuplik kalimat-kalimat WOW
dari buku atau lainnya lah. Cukup di dunia kuliah aja gue buat tulisan kaya
gitu, gue masih pengen normal, terlalu sok cerdas itu beban mamen. Di sini
pengertian semua menurut diri gue sendiri oke, walaupun itu kadang melenceng
tetep no komen(lagian siapa yang mau komen -_- )
Gue selalu pengen jadi penulis yang punya feel oke
kaya bang Raditya Dika. Lalu baru-baru ini gue juga suka buka blognya
misterkacang.blogspot.com, yah ini itu blognya Kaesang putra dari bapak Joko
Widodo calon presiden kita (tulisan ini di buat sebelum pelantikan presiden
baru periode 2014-2019, atau saat di mana para pejabat lagi pada sebel-sebelan,
lapor sana sini). Mereka itu bisa bikin tulisan yang benar benar gak
ngebosenin. Cerita yang sederhana seperti merananya jadi jomblo aja bisa jadi
sesuatu yang unik, padahal gue jadi jomblo aja gak ada yang bisa gue ceritakan
selain sering mupeng kalau lihat temen pacaran. Gue selalu mencoba membuat
tulisan ala-ala mereka, tapi namanya juga imitasi, gue selalu jatuh bangun
ngetik ngehapus tulisan gue sampe gak ada tulisan yang dapat gue hasilkan. Gue
ngerasa frustasi untuk mendapatkan feel gue sendiri yang mirip-mirip mereka,
gue pengen kaya mereka ya mereka yang jomblo tapi tulisannya laku. Sifat mereka
juga asik bro, cara bicara dan berfikir yang khas benar-benar bikin gue gila
pengen kaya gitu.
Sampai suatu saat ketika gue minum susu dan menatap
tulisannya gue yang baru satu kalimat, gue sadar, gue gak akan pernah jadi
Raditya Dika ataupun Kaesang. Gue juga gak bakal bisa jadi Raline Shah (artis
favorit gue) ataupun jadi siapapun. Gue adalah gue, orang mau suka atau nggak
suka sama gue yang penting gue jadi diri sendiri. mau tulisan gue enak di baca
atau gak enak di baca ya itulah gue. Diri gue ya ini, yang gak bisa menirukan
siapapun. Diri gue ya ini yang selalu bikin tulisan yang muter-muter,
seenggaknya ini diri gue kan. Tuhan selalu punya takdir sendiri buat
masing-masing umatnya, bagaimana dia besok, apa yang akan dia jalani, apa yang
akan dia dapatkan, apa yang akan terjadi, itu takdir mamen. Gue akan selalu
mengikuti takdir gue yang seperti ini, menjadi orang yang seperti ini. Maaf gue
bukan motivator, jadi kalau kata-kata gue kurang menyentuh, sentuh aja sendiri.
Bisa jadi kalian juga pernah ngrasain jadi gue,
kalian boleh kok ngiri sama kehebatan seseorang tapi cara balas dendamnya
jangan tirukan kehebatan orang itu, tapi cari kehebatan yang ada dalam diri
kalian sendiri. this is my self and this is your self guys. Gue jamin, kalian
akan selalu bangga jadi diri sendiri dan lebih nyaman jadi diri sendiri. orang
mungkin akan lebih menerima kalian yang benar-benar kalian.
See you later J